Perkembangan Anak Pada Usia 1 Tahun 6 Bulan

kesehatan Jan 17, 2017 No Comments

Melihat tumbuh kembang si kecil dari tiap-tiap usianya memang sangatlah menyenangkan. Ketika si kecil sudah menginjak usia 1 tahun 6 bulan alias usia 18 bulan, pertumbuhan yang ditunjukkannya adalah ia merasa semakin mandiri. Akan tetapi pada fase ini si kecil masih takut untuk berpisah dengan ibunya sehingga menjadikannya pun selalu berusaha untuk mencari perhatian ibu tersayang. Contoh kecilnya saja dari perkembangan anak di usianya ini adalah dengan cara memanggil-manggil ibunya ketika ibu sedang membereskan rumah semisal. Anak pada usia ini juga dapat melakukan protes yang berubah jadi luapan emosi. Dalam hal ini orang tua tentu harus tetap bersabar. Langkah terbaik untuk mengatasi ketika anak di usia ini emosi adalah tetap bersikap tenang dan mengalihkan perhatiannya pada hal-hal yang disenangi oleh si kecil.

Pada usia anak 1 tahun 6 bulan juga menjadi saat yang cocok untuk melakukan mengecek terhadap pencaian tumbuh kembang si kecil. Ada hal-hal yang jika terjadi pada si kecil dalam umur 18 bulan tersebut merupakan sebuah gejala masalah tumbuh kembangnya yang terhambat. Beberapa hal tersebut antara lainnya adalah anak belum dapat berjalan, anak tidak pernah memperlihatkan sebuah benda maupun obyek pada orang lain, tak mengikuti perintah orang lain, tak peduli saat ditinggal orang yang menjaganya, belum mengenali fungsi benda umum yang sering duipakai sampai dengan tidak mampunya mempelajari kata-kata baru dan bahkan belum mengetahui setidaknya 6 kata. Jika memang beberapa keadaan tersebut terjadi pada si kecil, maka ibu harus segera mengkonsultasikannya ke dokter mengenai perkembangan anak agar bisa mendapatkan arahan yang lebih baik dalam hal penanganannya.

Ibu juga dapat melakukan beberapa stimulasi pada anak di usia 1 tahun 6 bulan ini agar mendukung tumbuh kembangnya berjalan optimal. Banyak sekali stimulasi yang bisa dilakukan. Seperti, mengajak si kecil untuk melakukan beberapa gerak aktif seperti menangkap dan melempar bola, yang mana hal ini akan melatih kemampuan motorik kasarnya. Berikutnya bisa juga dengan mengajak bermain puzzle yang sederhana, dimana ini dapat membantu perkembangan anak dalam hal melatih kemampuan motorik halusnya. Pada intinya, lakukan stimulasi yang sederhana-sederhana saja asalkan dapat bermanfaat untuk membantu si kecil bertumbuh kembang secara optimal dan pastinya merupakan stimulasi yang menyenangkan.

Pada sisi lain ibu tetap harus memperhatikan kesehatan kulit si kecil, yang mana gerak aktifnya sudah mulai cukup banyak. Dalam hal merawat kulit si kecil ini salah satu hal penting yang bisa dilakukan adalah memilihkan kosmetika khusus bayi dan anak yang terbaik seperti Zwitsal. Hal ini bertujuan agar si kecil pun terhindar dari alergi ataupun masalah kulit anak yang lainnya.

Beckley Kassa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *