Potensi Sektor Pertanian di Indonesia Saat Ini

Umum Oct 08, 2016 No Comments

Kesejahteraan masyarakat indonesia pada saat ini masih belum seluruhnya sama. Pemerataan pembangunan di beberapa daerah masih belum bisa terlaksana. Bukan hanya masalah tersebut yang belum bisa teratasi oleh pemerintah indonesia. Dalam dunia pendidikan dan kesehatan, indonesia juga belum mampu memberikan pelayanan yang baik dan memadai. Akan tetapi, pemerintah terus berusaha untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan makmur. Untuk mewujudkan hal seperti itu, perlu adanya peningkatan dalam segi perekonomian dan pembangunan di seluruh indonesia. Indonesia terkenal kaya akan sumber daya alam yang sangat melimpah. Namun sayangnya, sumber daya alam yang ada ini belum sepenuhnya bisa dikelola dengan baik dan maksimal. Sebagai contoh dari sektor pertanian di indonesia.

Sektor agraris atau pertanian merupakan kegiatan yang mencakup usaha budidaya tanaman dan atau usaha penghasil hewan ternak yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Industri pada bidang pertanian di Indonesia saat ini bukanlah sebuah sektor yang primadona namun sektor ini memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan semua orang yaitu sebagai sektor yang menyediakan dan mensuplai kebutuhan pangan. Indonesia dikenal sebagai negara agraris sehingga potensi sektor pertanian sebenarnya sangatlah besar bukan hanya berperan untuk menyediakan bahan pangan namun juga sebagai penyedia lapangan kerja.

Peningkatan produktivitas sektor ini di Indonesia saat ini merupakan suatu usaha yang penting, karena masyarakat luas akan segera membutuhkan hasil pertanian yang berkualitas tinggi. Sehingga sudah saatnya kita mengelolah setiap sumber daya alam yang kita miliki sehingga dapat meningkatkan sektor pertanian di Indonesia. Pertanian di Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang besar yaitu penyedia pangan masyarakat, memiliki sumber daya yang beragam, penyumbang pendapatan Nasional yang cukup besar, basis pertumbuhan ekonomi, dan memberikan kontribusi dalam penyediaan lapangan kerja.

Sektor pertanian di Indonesia saat ini berperan besar dalam penyediaan pangan untuk masyarakat luas, peranan ini tentu tidak pernah dapat dilepaskan dari bidang pertanian karena dalam usaha pertanian akan menghasilkan bahan pangan baik berupa sayuran, buah-buahan, serelia, maupun daging yang merupakan kebutuhan pangan dihasilkan melalui bidang pertanian. Indonesia sebagai negara agraris mampu untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri karena hampir semua kegiatan pertanian dapat dilakukan di dalam negeri sendiri. Potensi kedua dari sektor pertanian di Indonesia ialah memiliki sumber daya yang beragam terlebih sumber daya alam hal ini tidak lepas dari posisi kedudukan Indonesia yang berada di daerah tropik, sehingga Indonesia dapat menikmati sinaran matahari sepanjang tahun maka kegiatan bercocok tanam dapat dilakukan sepanjang tahun.

Selanjutnya sektor milik para petani di Indonesia saat ini sebagai penyumbang pendapatan nasional yang cukup besar selama periode 2010-2014 rata-rata kontribusi untuk industri agraria terhadap PDB mencapai 879,23 triliun dengan pertumbuhan berhisar 3,47%-4,58%. Bahkan bila sektor milik para jagoan padi terus dikembangkan dapat memberikan sumbangan PDB yang lebih besar, terlebih sektor ini merupakan penyedia kebutuhan pokok masyarakat sehingga memiliki peluang yanglebih besar lagi untuk ditingkatkan karena selalu dibutuhkan dan dicari banyak orang. Pertanian merupakan basis pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan langkah mengoptimalkan produksi dan kualitas hasil pertanian sehingga dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri serta dapat diekspor sehingga memberikan kontribusi masukan ke devisa negara dan juga membuktikan bahwa hasil pertanian produksi Indonesia memiliki daya saing yang tinggi.

Potensi sektor agraria di Indonesia saat ini juga mampu menciptakan lapangan kerja yang cukup luas sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Lapangan pekerjaan di usaha pertanian sendiri tidak hanya sebatas sebagai petani namun juga sekarang telah banyak industri-industri pertanian yang telah bermunculan seperti industri pupuk, pestisida, benih tanaman, peternakan dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk memaksimalkan perkembangan dan peluang usaha pertanian ialah dengan penanaman investasi serta modal, maka dari itu pemerintah melalui BKPM atau Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia berkerja untuk melaksanakan korrdinasi dan pelayanan di bidang penanaman modal di segala bidang termasuk salah satunya ialah pada sektor atau usaha pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan pertanian sehingga nantinya dapat terwujud cita-cita peningkatan produktivitas hasil pertanian serta terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas.

padi

Hasil dari bisnis pertanian tersebut bisa menjadi pendapatan negara. Hasilnya tersebut menyumbang angka yang cukup besar untuk ekspor indonesia. Diharapkan dengan adanya peningkatan dari segala bidang pertanian akan mampu menjadikaan masyarakat indonesia sejahtera dan makmur secara merata. Perlu adanya pembenahan – pembenahan yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan perekonomian dari bidang ini. Jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya, investasi dalam bidang pertanian mengalami kenaikan angka. BKPM atau Badan koordinasi Penanaman Modal melaporkan adanya permohonan izin penanaman investasi pada bisnis agraria sebesar lima puluh enam koma tujuh puluh empat triliun rupiah dalam periode bulan oktober samapi dengan bulan juni ’15. Jumlah ini merupakan peningkatan daripada tahun sebelumnya. Jumlah investasi pada tahun 2014 di periode yang sama hanya mencapai dua puluh empat koma tujuh belas triliun rupiah.

Sekali lagi industri pertanian merupakan salah satu sektor yang mendominasi perekonomian di Indonesia. Wilayah Indonesia yang sangat strategis yang menjadikannya sebagai negara yang kaya akan hasil alamnya. Hasil alam ini sebagian besar dari hasil pertanian rakyat Indonesia. Namun, kenyataanya, dengan melihat sektor ini di Indonesia saat ini cukup tidak cukup seimbang dengan suburnya tanah negeri pertiwi ini. Indonesia sering dijuluki sebagai negara agraris terbesar di dunia dimana hampir sebagian besar penduduk di Indonesia ini bermata pencaharian sebagai seorang petani. Namun, sebagai negara agraris, Indonesia ternyata tidak cukup mampu untuk bersaing dengan negara-negara lain. Terlebih lagi apabila berbicara mengenai bidang pertanian. Dari bidang pertanian, Indonesia belum cukup mampu untuk bersaing dengan MEA.

Pandangan MEA Pada Pertanian

mea

MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean yang diadakan pada akhir tahun 2015 ini merupakan cara terbaru pemerintah Asean yang berupa kebijakan yang membuat kebijakan mengenai persaingan tenaga kerja. Kebijakan tersebut berlaku bagi semua negara yang bergabung dengan Asean, termasuk Indonesia. Hal yang paling menonjol dari negara Indonesia merupakan pencapaian yang cukup bagus dari usaha di bidang pertanian Indonesia. Melihat kemampuan sektor pertanian di Indonesia saat ini, Indonesia dapat dikatakan belum mmapu bersaing dengan berbagai kompetitor dari negara lain. Hal ini juga membuat Indonesia terlihat lemah dari segi sektor pertaniannya.

Melemahnya sektor pertanian di Indonesia saat ini disebabkan oleh beberapa faktor-faktor. Mulai dari para petani, lahan yang digarap hingga peran dan ikut serta pemerintah untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Hal pertama yang mendasari melemahnya perekonomian Indonesia yang dimulai dari bidang pertanian yaitu berada pada sumber daya manusia atau SDM yang ada. SDM di Indonesia ini tidak cukup mumpuni. Ilmu baik dari pendidikan yang ditempuh hingga pengalaman mengenai pertanian yang kurang baik membuat SDM bidang pertanian Indonesia terpandang kurang cerdas dalam menanggapi beberapa macam problema yan sering muncul. Selain itu, karena kurangnya pembekalan mengenai bercocok tanam dengan baik sehingga membuat beberapa lahan pertanian di Indonesia kurang digarap dengan baik sehingga tidak menghasilkan hasil yang unggul baik dari varietas hingga kualitas. Hasil dari pertanian ini juga berbanding lurus dengan kondisi lahan Indonesia. Indonesia memiliki lahan yang sangat subur dan sangat baik, namun kurangnya pendampingan di bidang ini membuat lahan di Indonesia kurang terawat dengan baik.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga kurang memberikan dukungan yang sangat baik. Kurangnya perhatian dari pemerintah Indonesia khususnya di bidang pertanian, yakni dengan mengeluarkan berbagai macam kebijakan-kebijakan yang kurang tepat dan tidak terarah dengan baik sehingga maksud dan tujuan yang dimaksudkan oleh pemerintah kurang tersampaikan dengan baik. Hal itulah yang membuat sektor pertanian di Indonesia saat ini memiliki kualitas yang kurang baik. Faktor-faktor itulah yang membuat sektor pertanian Indonesia menjadi menurun.

Dengan menurunnya pertanian Indonesia mengakibatkan berbagai macam kerugian negar ayang sangat besar. Hal tersebut terlihat dengan ketidak sanggupan Indonesia untuk bersaing secara Internasional. Hal-hal yang sudah bisa terlihat pada melemahnya sektor pertanian di Indonesia saat ini yaitu banyaknya berbagai macam kebutuhan pangan di Indonesia yang diimport dari luar negeri. Untuk meningkatkan kualitas pertanian Indonesia, salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan merumuskan kebijakan pemerintah pada bidang pertanian dengan baik mengenai penanaman modal melalui BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Sehingga bisa memperbaiki permasalahan pertanian di Indonesia dan rakyat Indonesia bisa memanfaatkan berbagai macam produk lokal pertanian Indonesia.

Beckley Kassa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *