Cara Memilih Minyak Goreng Sehat

kesehatan Aug 02, 2018 No Comments

Semua orang pasti sudah tidak asing lagi dengan minyak goreng, apalagi bagi ibu-ibu yang gemar memasak, tentu mereka sudah sangat akrab dengan kebutuhan satu ini. Meski sudah sangat umum di setiap dapur, beberapa orang awam masih belum bisa membedakan minyak goreng yang baik kesehatan dan yang tidak. Beberapa orang memang tidak terlalu memperhatikan hal tersebut, namun bagi penderita penyakit tertentu atau mereka yang sudah mulai melek hidup sehat, memilih minyak goreng
yang baik adalah keharusan.
Beberapa peneliti mengemukakan bahwa salah satu penyebab obesitas yang marak terjadi adalah karena mengkonsumsi makanan berminyak secara berlebihan, lemak pada minyak goreng dinilai dapat memicu obesitas saat dikonsumsi secara berlebihan. hal ini tentu menjadi momok menakutkan bagi tiap keluarga yang tetap ingin menjaga kesehatan tiap anggota keluarganya. Pada umumnya, lemak yang terkandung di minyak goreng bermanfaat bagi tubuh, karena lemak mengandung kalori yang tinggi sehingga membuat sistem kerja tubuh lebih baik. Namun perlu diketahui bahwa dalam satu gram minyak goreng hanya mengandung sedikit protein dan karbohidrat, sehingga konsumsi minyak goreng dalam jumlah banyak akan membuat lemak menumpuk.
Minyak goreng dengan bahan dasar kelapa sawit menjadi minyak goreng yang paling mudah ditemukan di pasaran, memang minyak goreng ini menjadi favorit keluarga karena rasa yang enak dan harga yang terjangkau. Namun sekali lagi perlu diingat bahwa, minyak goreng dengan bahan dasar kelapa sawit umumya mengandung lemak jenuh yang tinggi. Lemak jenuh inilah yang perlu dihindari karena dapat menyebabkan naiknya kadar kolesterol yang berakibat pada penyakit jantung.
Berikut beberapa yang harus diperhatikan dalam memilih minyak goreng sehat:
1. Perhatikan komposisi minyak goreng
Sebelum memilih minyak goreng, ada baiknya kita terlebih dahulu membaca komposisi dari minyak yang kita pilih. Pilihlah minyak dengan komposisi yang sesuai dengan kebutuhan keluarga anda. Sangat disarankan untuk memilih minyak yang rendah lemak dan banyak mengandung vitamin.
2. Perhatikan karakteristik minyak goreng
Minyak goreng yang sehat adalah minyak goreng yang mengandung lemak tak jenuh yang tinggi, sementara minyak goreng yang mengandung lemak jenuh sebaiknya dihindari. Perbedaan kandungan ini dapat tercermin dari karakteristik minyak itu sendiri, biasanya minyak yang mengandung lemak tak jenuh cenderung lebih cair bahkan setelah masuk kedalam kulkas. Sementara minyak dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi cenderung lebih kental dan akan membeku saat dimasukkan
kedalam kulkas.
3. Pilih minyak yang rendah lemak
Pada umumnya minyak goreng mengandung dua jenis asam lemak, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Minyak dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi akan beresiko menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh yang akan berdampak pada jantung. Biasanya asam lemak jenuh banyak terkandung pada minyak sawit. Maka dari itu, anda sebaiknya menghindari minyak goreng yang terbuat dari sawit, dan mulai beralih dengan minyak nabati seperti minyak jagung dan minyak zaitun yang mengandung asam lemak tak jenuh yang tinggi, lemak tak jenuh baik untuk kesehatan.
4. Bijak dalam menggunakan minyak goreng
Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Berangkat dari prinsip tersebut, akan sangat baik jika setiap dari kita bijak dalam menggunakan minyak goreng. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan minyak goreng bekas untuk menggoreng lagi, meski minyak goreng yang digunakan adalah minyak goreng sehat, namun jika digunakan berulang-ulang bahkan sampai berubah warna menjadi hitam, tetap akan sangat berbahaya bagi tubuh kita. Selain itu, saat menggunakan minyak goreng, disarankan juga untuk menggunakan suhu yang tidak terlalu panas guna menghindari pertumbuhan radikal bebas.

Beckley Kassa

Leave a Reply

%d bloggers like this: